Home »
Wisata malam
» Kehidupan Malam
Kehidupan Malam
Written By Unknown on Senin, 05 Agustus 2013 | 02.31
Apakah Anda sudah tahu gimana generasi-generasi yang akan datang? Ataukah Anda juga terlibat dalam kehidupan malam?
Itu hanya sebagian pertanyaan kecil dari saya. Masih ada pertanyaan-pertanyaan yang lain lagi yang hanya kita tidak mengetahuinya.
Kebanyakan yang kita lihat di sana para regenarasi yang nantinya akan memimpin bangsa ini. Tapi kita tidak menyadarinya bahwa mereka memerlukan tali kasih sayang yang selama ini mungkin terkendala oleh masalah pribadi mereka. Kita hanya memikirkan kepentingan sendiri. Bagaimana bangsa ini akan maju, jaya disegani, dan terlepas dari keterpurukan?
Kalau kita lihat di kota-kota besar pada umumnya akan terdapat generasi-generasi yang tidak tahu arah, maksud, tujuan dalam kehidupan ini. Kita ambil contoh, kehidupan di salah satu kota besar yaitu Medan.
Medan merupakan kota yang sangat ramai penduduknya. Segala jenis pekerjaan, keahlian, kegemaran juga ditaut menjadi satu di kota ini. Tidak lupa juga agamanya cukup beraneka ragam. Tapi sayang, dengan tinggal di kota besar masih banyak kehidupan yang mora-marit. Dan juga masih banyak anak-anak yang putus sekolah. Kita tidak tahu siapa yang harus disalahkan. Ini semua kembali kepada diri kita masing-masing.
Dengan kehidupan ekonomi yang sangat tidak mencukupi mereka mencari jalan yang sangat simple bahkan nyawa pun akan dipertaruhkannya. Jadi wajarlah kalau kita lihat kenakalan yang terjadi di kota Medan ulah dari kenakalan remaja.
Ini harus diperhatikan oleh pemko setempat. Jangan dijadikan generasi ini hancur dan hilang masa depannya. Mungkin kita telah melihat sebuah gambar di atas, dimana seorang cewek sedang menari di atas puluhan bahkan ribuan lelaki yang melihatnya. Sampai-sampai auratnya pun kelihatan. Apakah ini cermin dari kehidupan kota Medan?
Mungkin Anda semua telah mengetahui jalan mana saja yang menjadi objek para remaja tersebut. Tempat mereka mangkal pun dekat dengan jantung kota Medan.
Pernah saya melintas di jalan Iskandar Muda, saya melihat para remaja yang seharusnya masih duduk di bangku sekolah dan membaca di malam harinya ini malah sebaliknya pula. Mereka mencari uang untuk membiayai sekolah mereka atau kehidupannya. Karena di zaman seperti ini kehidupan tidak berarti apa-apa.
Apakah kita tidak merasa iba dengan kehidupan mereka? (dicopas dari http://www.zulfaneffendi.blogspot.com)
Label:
Wisata malam


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !